BENARKAH ISLAM MENGHARAMKAN BUNUH DIRI? Beikut jawabannya... BAGIKAN UNTUK MUSLIM LAINNYA.,,

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
BENARKAN ISLAM MENGHARAMKAN BUNUH DIRI? Beikut jawabannya... BAGIKAN UNTUK MUSLIM LAINNYA.,,
BENARKAN ISLAM MENGHARAMKAN BUNUH DIRI? Beikut jawabannya... BAGIKAN UNTUK MUSLIM LAINNYA.,,

“Kemudian pemuda itu berkata kepada raja “Engkau takkan dapat membunuhku kecuali jika engkau menurut perintahku maka dengan itu engkau akan dapat membunuhku” Raja bertanya: “Apakah perintahmu?” Jawab pemuda: “Kau kumpulkan semua orang di suatu lapangan, lalu engkau gantung aku di atas tiang, lalu kau ambil anak panah milikku ini dan kau letakkan di busur panah dan membaca: Bismillahi Rabbil ghulaam (Dengan nama Allah Tuhan pemuda ini), kemudian anda lepaskan anak panah itu, maka dengan itu anda dapat membunuhku”. Maka semua usul pemuda itu dilaksanakan oleh raja, dan ketika anak panah telah mengenai pelipis pemuda itu ia mengusap dengan tangannya dan langsung mati, maka semua orang yang hadir berkata: “Aamannaa birrabil ghulaam (Kami beriman kepada Tuhannya pemuda itu)”. Sesudah itu ada orang mendatangi raja dan berkata: “tidakkah anda melihat apa yang anda takutkan? Demi Allah, ketakutan anda telah datang; orang-orang sudah beriman”.

Dalam kisah di atas, pemuda tersebut menunjukkan cara kematiannya dan memerintahkan raja untuk membunuhnya. Hal ini adalah peristiwa bunuh diri, namun bukan bunuh diri yang timbul karena keputusasaan atau hal-hal rendah lainnya, tetapi bunuh diri yang dimotivasi oleh keinginan menyadarkan seorang raja angkuh dan seluruh rakyatnya akan kebenaran islam. Kematian satu pemuda muslim tadi ternyata mampu menggugah masyarakat banyak sehingga mereka masuk islam. Dalam hadith tersebut, Nabi Muhammad memberikan pujian bagi pengorbanan pemuda syahid tersebut meskipun dia bisa dibilang bunuh diri.

Hukum boleh yang penulis pilih ini adalah hukum asal yang diperuntukkan bagi keadaan-keadaan perang yang korbannya dan untung ruginya telah diperhitungkan akan menguntungkan pihak islam. Dalam beberapa kasus bom bunuh diri secara khusus, bom bunuh diri dapat saja haram hukumnya, semisal bila dilakukan di tempat-tempat yang justeru akan menimbulkan lebih banyak korban muslim, atau dilakukan dengan melampaui batas sehingga mencoreng citra islam yang konsekuensinya akan fatal terhadap perjuangan dakwah secara umum serta berpotensi terjadinya balasan yang lebih besar di tempat-tempat minoritas muslim yang tidak dapat kita bantu.

Pada beberapa kasus bom bunuh diri, juga seringkali yang menjadi sasaran adalah warga sipil yang tidak mengancam umat muslim seperti pada kasus-kasus di Indonesia. Tak heran bila kemudian MUI sebagai pemegang otoritas fatwa kemudian mengharamkan bom bunuh diri. Pada kasus seperti ini, bom bunuh diri haram dilakukan karena meskipun negara Indonesia bukan merupakan negara muslim, namun bukan berarti warga non-muslim disamakan dengan kafir harby (kafir yang melakukan peperangan dengan orang islam) yang halal darahnya. . Menurut hemat penulis status mereka disamakan dengan status kafir mu’ahid (kafir yang mengadakan perjanjian damai dengan kaum muslim) yang harus dilindungi. Rasulullah bersabda:

Barang siapa yang membunuh seorang kafir mu’ahid, maka dia tidak akan mencium harum surga meskipun harumya dapat dirasakan dari jarak perjalanan 40 tahun.



ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90

0 Response to "BENARKAH ISLAM MENGHARAMKAN BUNUH DIRI? Beikut jawabannya... BAGIKAN UNTUK MUSLIM LAINNYA.,,"

Posting Komentar